Fakta Dibalik Apel Gabungan ASN Konawe: Sekda Dr Ferdinand Soroti Saldo Anggaran OPD Masih Besar dan SPJ Belum Lengkap
KONAWE, DELIKANTARA.COM – Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Konawe menegaskan pentingnya disiplin kerja, tanggung jawab, dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, Senin 12/10/2026.
Dalam arahannya, Sekda Konawe Dr Ferdinand, SP., MH mengingatkan seluruh ASN, mulai dari pejabat hingga staf pelaksana, agar senantiasa menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, baik ketika pimpinan berada di tempat maupun saat tidak berada di kantor.
Ia menegaskan bahwa kedisiplinan tidak boleh bergantung pada kehadiran pimpinan ataupun pelaksanaan kegiatan seremonial. Setiap ASN harus memiliki kesadaran untuk bekerja sesuai tugas dan kewenangannya serta memastikan pekerjaan diselesaikan dengan baik.
Pimpinan harus dihormati, bukan ditakuti. Yang harus menjadi perhatian kita adalah tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, tegasnya.
Sekda juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah OPD menjaga koordinasi dan memastikan pelaksanaan tugas tetap berjalan optimal. Ketidakhadiran kepala perangkat daerah tidak boleh menjadi alasan bagi pejabat di bawahnya untuk mengabaikan kewajiban.
Menurutnya, disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kinerja aparatur serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain menekankan kedisiplinan ASN, Sekda meminta seluruh perangkat daerah terkait memaksimalkan persiapan Pameran Inovasi Daerah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.
Ia menginstruksikan setiap OPD agar segera menuntaskan persiapan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pelaksanaan kegiatan harus direncanakan secara matang dan didukung pemanfaatan anggaran yang efektif agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Koordinasi antar perangkat daerah juga perlu diperkuat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta mampu menampilkan berbagai inovasi dan capaian pembangunan Kabupaten Konawe.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut menyoroti realisasi belanja sejumlah perangkat daerah yang masih memiliki saldo anggaran cukup besar. Ia meminta agar kondisi tersebut segera dievaluasi sehingga pelaksanaan kegiatan tetap sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, setiap anggaran yang telah dicairkan harus digunakan sesuai peruntukannya serta disertai dokumen pertanggungjawaban yang lengkap, termasuk surat pertanggungjawaban SPJ.
Uang yang kita kelola adalah uang negara, bukan uang pribadi. Oleh karena itu, penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan, ujarnya.
Sekda juga meminta seluruh kepala OPD mempercepat penyelesaian tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah RAPBD Tahun Anggaran 2027. Inspektorat diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dan pendampingan sesuai kewenangannya untuk memastikan proses berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi, Sekda meminta agar dirinya dimasukkan ke dalam grup komunikasi resmi setiap perangkat daerah. Langkah ini bertujuan memudahkan pemantauan pelaksanaan tugas, mempercepat penyampaian informasi, serta membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan sejak dini.
Ia juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan pengaturan lalu lintas di sejumlah persimpangan, khususnya Simpang Anoa dan Simpang BKPSDM yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi, terutama pada hari Senin. Petugas yang ditugaskan di lapangan diminta mengutamakan keselamatan masyarakat dan memastikan arus lalu lintas berjalan lancar.
Menurutnya, pelaksanaan tugas di lapangan harus berorientasi pada penyelesaian tanggung jawab, bukan sekadar memenuhi kewajiban absensi apel pagi.
Pada akhir arahannya, Sekda mengingatkan seluruh ASN, baik pegawai negeri sipil PNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja PPPK, agar terus menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, dan melaksanakan kewajiban secara profesional.
Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan pelayanan publik.
Melalui penguatan disiplin, pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab, dan koordinasi yang efektif, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.
Dengan demikian, fakta dibalik intelektual menunjukkan arahan Sekda Dr Ferdinand bukan sekadar apel rutin. Ada dua pesan keras, pertama soal disiplin yang tidak boleh pencitraan, kedua soal anggaran OPD yang masih besar saldonya dan SPJ belum lengkap. Ini peringatan terbuka agar OPD tidak bermain-main dengan uang negara menjelang akhir tahun anggaran.
Laporan: Aby Razak















