KENDARI, DELIKANTARA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK menggelar operasi tangkap tangan OTT di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB pada Selasa 13/10/2026.
Tim penindakan lembaga antirasuah langsung menyisir lokasi dan mengamankan sejumlah orang guna mendalami dugaan praktik lancung di instansi tersebut.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan oleh jajarannya tersebut saat memberikan konfirmasi kepada awak media.
Benar ada kegiatan lapangan oleh pegawai KPK. Ada beberapa pihak yang sudah diamankan dan sedang diminta keterangan, ujar Setyo kepada wartawan, Selasa 13/10/2026.
Kendati demikian, KPK belum mengungkap identitas pejabat maupun pihak lain yang terjaring dalam operasi ini. Pimpinan KPK juga masih merahasiakan konstruksi perkara serta dugaan kasus rasuah yang memicu penindakan di lingkungan penanggulangan bencana tersebut.
Saat ini para penyidik KPK terus memeriksa intensif seluruh pihak terkait. Lembaga penegak hukum ini mengantongi waktu 1×24 jam sesuai ketentuan hukum untuk menentukan status perkara dan menetapkan status hukum pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan.
Dengan demikian, fakta dibalik intelektual menunjukkan OTT di BNPB ini sangat sensitif. BNPB adalah lembaga yang mengelola anggaran bencana triliunan rupiah, mulai dari banjir, gempa, hingga erupsi. Jika dugaan rasuah terjadi di lembaga kemanusiaan ini, maka ini adalah pengkhianatan terhadap penderitaan rakyat.
Publik kini menanti dalam waktu 1×24 jam, siapa saja yang terjaring dan dalam perkara apa. Apakah terkait pengadaan logistik bencana, pengadaan alat, atau bantuan bencana.
DelikAntara.com akan terus mengupdate perkembangan OTT KPK di BNPB ini.
Sumber: Tribunnews















