Reshuffle Jilid I Pemkab Konawe: Kepala BKPSDM Jadi Kadis Kominfo, Kadis PU Pindah Transmigrasi, Yusran Akbar: Langsung Kerja, Kawal MBG dan Koperasi Desa”

Dilantik Usai Uji Kompetensi, 16 Pejabat Diminta Perkuat Sinergi Dukung Hilirisasi, MBG, dan Kopdes | 'Setiap Pejabat Akan Terus Dievaluasi Kinerja'

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Gerbong birokrasi Pemerintah Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara dirombak. Bupati Konawe H. Yusran Akbar S.T, resmi melantik dan mengambil sumpah 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula BKPSDM, Jumat (12/6/2026).

Pelantikan berdasarkan hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja ini dihadiri Wakil Bupati Konawe, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta pejabat lingkup Pemkab Konawe.

Bupati menegaskan, rotasi bukan bagi-bagi jabatan. “Jabatan yang diberikan bukan merupakan pemberian pribadi kepala daerah, melainkan sebuah amanah organisasi yang diberikan berdasarkan pertimbangan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan pemerintahan. Oleh karena itu, setiap pejabat akan terus dievaluasi berdasarkan capaian kerja dan kontribusinya,” tegas Yusran Akbar dalam sambutan.

Ia meminta pejabat yang dilantik menerima amanah dengan tanggung jawab dan keikhlasan. Yusran menekankan, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab untuk bekerja, berinovasi, dan memberi solusi atas tantangan pembangunan daerah.

Bupati memerintahkan pejabat baru langsung tancap gas mengawal program strategis. “Seluruh perangkat daerah diminta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing untuk memastikan program pembangunan dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Tiga program prioritas disebut eksplisit:

1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

2. Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

3. Pengembangan sektor unggulan daerah

Terkait koperasi dan pengembangan kawasan, Bupati menegaskan kerja lintas sektor. “Program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi harus didukung bersama oleh seluruh instansi terkait, seperti bidang perikanan, koperasi, pekerjaan umum, perhubungan, serta perangkat daerah lainnya.”

Yusran mengingatkan percepatan pembangunan butuh kolaborasi. “Pentingnya sinergi antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan seluruh jajaran perangkat daerah. Percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi seluruh aparatur pemerintah,” katanya.

“Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap pejabat yang dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Konawe,” tambah Bupati.

Daftar Lengkap 16 Pejabat yang Dilantik dan Dikukuhkan:

‎1. Suparjo, S.Kom – dari Kepala BKPSDM menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

‎2. Ilham Jaya, ST, MM – dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum menjadi Kepala Dinas Transmigrasi.

‎3. H. Gunawan Samad, SP, M.Si – dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) menjadi Asisten II Setda Konawe.

‎4. Dahlan, SP, MM – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menjadi Kepala Dinas TPHP.

‎5. Marjuni, SP, M.Si – dari Asisten I Setda Konawe menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

‎6. Agus Suyono, S.Pd., M.Pd – dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Asisten I Setda Konawe.

‎7. Tam Sati – dari Kepala BKKBN menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

‎8. Sitiana, S.Sos – dari Staf Ahli Bupati menjadi Kepala Dinas Peternakan.

‎9. Drs. Akib Ras – dari Kepala Dinas Kominfo menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

‎10. Lidya W., S.Si – dari Kepala Dinas Transmigrasi menjadi Asisten III Setda Konawe.

‎11. Faisal Taridala, SH – dari Staf Ahli Bupati menjadi Kepala BKKBN.

‎12. Jahiyuddin, M.Si – dikukuhkan kembali sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

‎13. Rini Andriani, M.Si – dari Kepala Badan Litbang dikukuhkan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

‎14. Dr. Cici – dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menjadi Staf Ahli Bupati.

‎15. Dr. Sumanti – dikukuhkan kembali sebagai Sekretaris DPRD Konawe.

‎16. Dr. Suryadi – dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Staf Ahli Bupati.

Dengan pelantikan ini, Pemkab Konawe berharap pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja perangkat daerah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

BERIKUT ANALISIS REDAKSI DELIKANTARA: RESHUFFLE BUKAN AKHIR, TAPI AWAL

Rotasi 16 pejabat eselon II ini adalah reshuffle jilid pertama di era Yusran Akbar. Polanya jelas: penyegaran di sektor teknis seperti PU, TPHP, Kominfo, dan penguatan koordinasi lewat rotasi asisten Setda.

Pemindahan Kepala BKPSDM ke Kominfo menandakan digitalisasi birokrasi jadi fokus. Kadis PU ke Transmigrasi mengisyaratkan pembangunan kawasan transmigrasi akan digenjot. Sementara promosi Kadis TPHP menjadi Asisten II menunjukkan sektor pangan-hortikultura masuk meja kebijakan.

Namun reshuffle hanya akan bermakna jika diikuti 3 hal: 1) Target kinerja terukur per pejabat, 2) Evaluasi terbuka per 6 bulan, 3) Publik bisa mengakses capaian. Tanpa itu, rotasi hanya jadi bongkar-pasang kursi.

Tantangan pejabat baru tidak ringan: mengeksekusi MBG di 400+ sekolah, membentuk 291 Kopdes Merah Putih, dan memastikan hilirisasi SDA Konawe berdampak ke APBD dan lapangan kerja. DelikAntara.com akan mengawal janji “langsung kerja” ini.

LANDASAN HUKUM dan ETIKA JURNALISTIK:

1. UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN Pasal 68: Pengisian JPT Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

2. PP No. 11 Tahun 2017 jo. PP No. 17 Tahun 2020: Manajemen PNS mengatur mutasi, rotasi, dan promosi berdasarkan sistem merit.

3. PermenPAN-RB No. 15 Tahun 2019: JPT wajib melalui uji kompetensi oleh Panitia Seleksi.

4. UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 6: Pers melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan negara.

5. Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dan 3: Independen, akurat, uji informasi, berimbang.

AGENDA KONTROL PUBLIK:

1. 30 Hari Kerja: Publik menunggu rencana aksi 100 hari pejabat baru.

2. Triwulan I: Evaluasi capaian MBG dan pembentukan Kopdes per dinas.

3. Lapor: Adukan jika pelayanan mandek pasca-rotasi ke DelikAntara.com.

Pernyataan Sikap Redaksi DelikAntara.com: Fakta Dibalik Intelektual Interpretatif. Rotasi jabatan bukan berita seremoni. Ini awal kontrak kinerja. Kami akan mengawal: apakah pejabat baru kerja untuk rakyat, atau hanya ganti pelat nama di pintu ruangan.

 

Laporan: Aby Razak

banner 1600x458 banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *