KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Di bawah komando Dahlan, SP., M.M selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Konawe, Pemerintah Kabupaten Konawe terus menggenjot ketahanan pangan dan menguatkan ekonomi masyarakat.
Dua program strategis digulirkan: Kawasan Kampung Tematik Durian dan Bantuan Benih Sayur dan Buah untuk menekan laju inflasi.
“Ini bukan sekadar bantuan. Ini investasi jangka panjang untuk kesejahteraan petani Konawe,” tegas Kadis TPHP Dahlan saat memantau langsung penyaluran bibit unggul, Rabu 22/7/2026.
Kadis TPHP Dahlan menjelaskan, penentuan lokasi Kampung Tematik Durian merupakan hasil kajian teknis Dinas TPHP agar bantuan tidak sia-sia.
“Kita arahkan ke daerah-daerah ketinggian yang aman dari dampak pembangunan Waduk Pelosika. Kita tidak ambil desa yang akan ditenggelamkan. Tujuannya agar tanaman ini bisa tumbuh dan memberi hasil maksimal untuk 30 tahun ke depan,” jelas Dahlan.
Bersama Kabid Hortikultura Suknip, SP., MP, Dinas TPHP telah menyalurkan bibit durian unggul varietas Musangking dan Duri Hitam ke 5 desa di Kecamatan Asinua: Lasada, Awuasari, Awuajaya, Nekudu, dan Angohi. Serta 4 desa di Kecamatan Onembute, ditambah Kecamatan Latoma dan Padanguni.

Penyaluran dilakukan bersama Wakil Bupati H. Samsul Ibrahim, S.E.,M.S.I., dan Ketua DPRD I Made Asmaya, S.Pd., M.M mewakili Bupati Konawe.
Menurut Kadis TPHP, bibit yang disalurkan adalah bibit unggul nasional hasil okulasi atau grafting yang sudah teruji.
“Umurnya kurang lebih 4 tahun. 3 tahun setengah sudah bisa belajar berbuah. 4 tahun sudah bisa produksi. Varietasnya Musangking dan Duri Hitam Black Thorn,” terang Dahlan.
Agar hasilnya optimal, Dinas TPHP juga menyiapkan paket lengkap sarana produksi.
“Kami tidak hanya kasih bibit. Ada kapur dolomit, pupuk organik, dan NPK. Karena tanaman ini sama seperti manusia, butuh nutrisi. Kalau mau hasil bagus, instrumennya harus lengkap,” ujarnya.
Dahlan mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat penerima manfaat.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Desa-desa yang belum tersentuh juga datang meminta. Ini bukti program kita tepat sasaran,” katanya.
Ia memastikan Dinas TPHP akan terus mengintervensi secara bertahap. “Insya Allah pelan-pelan kita akomodir. Tergantung kesiapan anggaran. Yang penting kualitas tetap nomor satu,” tegas Kadis TPHP.
Dalam penyerahan, Kadis TPHP Dahlan bersama Wabup dan Ketua DPRD menitipkan pesan penting kepada petani dan pemerintah kecamatan/desa.
“Rawat tanaman ini dengan baik. Ini masa depan ekonomi keluarga. Jangan sampai setelah dapat bantuan lalu ditinggalkan,” pesan Dahlan.
Untuk memastikan keberhasilan, Kabid Hortikultura Suknip ditugaskan mengawal langsung.
“Hampir tiap minggu tim penyuluh kami turun ke lapangan. Memberi pendampingan teknis, motivasi dan edukasi supaya program ini sukses sampai panen,” jelas Suknip mewakili arahan Kadis TPHP.
Selain durian, Kadis TPHP menyebut Dinas TPHP segera menyalurkan bantuan benih sayur dan buah.

“Program ini untuk mendukung MPG, Menjaga Daya Beli masyarakat dan menekan laju inflasi. Alhamdulillah Pemkab Konawe juga baru dapat apresiasi karena berhasil menekan inflasi di Sultra,” jelas Dahlan.
Dengan Langkah cepat Dinas TPHP Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Dahlan, SP., M.M menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada petani.
Sinergi antara Kadis TPHP, Kabid Hortikultura, pimpinan daerah dan legislatif telah melahirkan program yang tidak hanya memberi bantuan, tetapi menanam harapan baru bagi Konawe.
Dengan semangat “Tanam Sekali, Panen 3 Tahun”, Kadis TPHP optimis Konawe akan menjadi salah satu lumbung durian unggulan di Sulawesi Tenggara, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Pemerintah sudah hadir dengan yang terbaik. Sekarang mari kita jaga dan rawat bersama-sama,” pungkas Kadis TPHP Dahlan.
Reporter: Aby Razak















