Bupati Yusran Akbar Pantau Langsung: Kafilah MTQ XXXI Sultra Mulai Berdatangan ke Unaaha, Disambut di Rujab Wakil Bupati dan Persiapan Dimaksimalkan!

Ketika Pemimpin Turun ke Pelataran dan berkolaborasi dalam membagi tugas, Tanda Konawe Benar-Benar Siap Jamu para tamu Se-Sultra

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Jelang kurang lebih tiga hari lagi akan berlangsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-31, suasana pelataran MTQ Kabupaten Konawe di Kota Unaaha mulai hidup dan Menjadi Momentum Sejarah baru. Pantauan DelikAntara.com malam ini Minggu (21/6/2026).

Terlihat Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T bersama Ketua TP-PKK, Kabupaten Konawe, Hj. Hania, sang istri, juga bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Konawe, Suparjo, S.Kom, sekaligus masyarakat turun langsung mengecek kesiapan arena Musabaqah Tilawatil Quran MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-31.

MTQ XXXI Sultra akan diikuti 17 kabupaten/kota se-Sultra dan dipusatkan di wilayah Kota Unaaha, Kabupaten Konawe.

Dalam wawancara eksklusif bersama tim Reporter DelikAntara.com Bupati Yusran Akbar menjelaskan kondisi terkini persiapan dan penyambutan kedatangan Para kafilah.

“Alhamdulillah, malam ini kita cek, kita pantau untuk persiapan yang diperlukan nanti. Semua dari IO juga ada, bersama Forkopimda, supaya semuanya maksimal,” ujar Bupati.

Terkait kedatangan peserta:

“Informasinya tadi kafilah-kafilah sudah baru berdatangan, mungkin besok menyusul lagi tambahannya. Tadi sudah dijemput dan welcome-nya, penyambutannya di Rujab Wakil Bupati Konawe tadi, diterima oleh Bapak Wakil Bupati.”

Bupati juga menyampaikan pesan khusus ke seluruh kafilah yang mulai berdatangan:

“Ya, saya berpesan bahwa mari kita sukseskan MTQ Sultra ke-31. Semoga dengan perayaan MTQ ini bisa memperkuat lagi ukhuwah Islam yang kita selenggarakan.”

Situasi di Pelataran MTQ Malam Ini:

1. Forkopimda + IO Siaga: Tim Event Organizer dan Forkopimda standby di lokasi untuk pastikan semua persiapan teknis maksimal.

2. Kafilah Mulai Tiba: Gelombang pertama kafilah dari beberapa kabupaten/kota sudah tiba dan disambut resmi di Rumah Jabatan Wakil Bupati.

3. Pemda Turun Langsung: Bupati + Ketua TP-PKK turun ke pelataran bersama masyarakat. Ini sinyal: MTQ bukan acara dinas, tapi pesta rakyat Konawe.

4. Atmosfer Syiar: Masyarakat antusias ingin ikut serta dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran.

Payung Hukum MTQ:

1. UU No. 23 Tahun 2014 Pasal 12: Urusan agama jadi kewenangan bersama. Pemda wajib fasilitasi kegiatan keagamaan seperti MTQ.

2. Peraturan LPTQ Nasional No. 1 Tahun 2019: Standar penyambutan kafilah, akomodasi, konsumsi, keamanan.

3. Keputusan Gubernur Sultra: Konawe ditetapkan tuan rumah MTQ XXXI 2026.

Kode Etik Jurnalistik DelikAntara.com:

Pasal 1: Data “kafilah mulai berdatangan”, “IO + Forkopimda siaga”, “penyambutan di Rujab Wabup”, dan kutipan Bupati Yusran Akbar diverifikasi langsung dari pantauan lapangan + wawancara 0:00-1:13.

Pasal 2 & 3: Berimbang. Kami tampilkan kesiapan Pemda + pantauan real kondisi pelataran.

Pasal 5: Tidak berlebihan. Kami tulis “mulai berdatangan” sesuai fakta, bukan “sudah penuh”.

Pasal 6: Tujuan: informasi publik agar warga Konawe & Sultra tahu kondisi terkini + ajakan sukseskan MTQ.

Fakta di Balik – Analisis Intelektual DelikAntara.com

1. “Bupati Turun Malam Hari” = Simbol Komitmen, Bukan Seremonial

Banyak kepala daerah cek kesiapan siang hari, pakai rombongan, selesai foto. Bupati Yusran Akbar pilih malam hari, bersama istri + masyarakat. Ini 3 pesan:

Pesan 1 ke IO: “Saya awasi, kerja maksimal”.

Pesan 2 ke Kafilah: “Pemimpin daerah kami sambut Anda”.

Pesan 3 ke Warga: “MTQ ini milik kita semua, ayo turun”.

Turun ke pelataran = turunkan ego birokrasi. Itu modal utama sukses MTQ.

2. “Kafilah Mulai Berdatangan” = Ujian Logistik Dimulai

Kata “mulai” penting. Artinya arus kedatangan bertahap. Ujian pertama panitia: penyambutan, registrasi, penempatan homestay. Jika gelombang pertama lancar, gelombang besok ikut nyaman.

Penyambutan di Rujab Wakil Bupati itu tepat. Kesan pertama kafilah: “Konawe menghargai kami”. Kesan pertama bagus = 50% sukses MTQ.

3. “Perkuat Ukhuwah Islam” – MTQ Bukan Lomba, Tapi Silaturahmi

Pesan Bupati singkat tapi dalam. MTQ XXXI bukan ajang perebutan juara umum saja. Fungsi utama: mempererat ukhuwah Islamiyah 17 kabupaten/kota.

Anak Morowali salaman dengan anak Buton. Hafiz Bombana ngobrol dengan Qori Kolaka. Itu syiar yang tidak bisa diukur juri. Jika ukhuwah ini terbangun, maka Konawe sudah menang sebelum pembukaan.

4. Tantangan 48 Jam ke Depan: Dari “Siap” ke “Sukses”

Bupati bilang “supaya semuanya maksimal”. Kata “maksimal” itu berat. 48 jam ke depan panitia akan diuji:

Listrik pelataran padam atau tidak saat tilawah?

Sound system jernih atau feedback?

Konsumsi kafilah tepat waktu atau telat?

Homestay warga siap atau masih berantakan?

Turunnya Bupati malam ini artinya: tidak ada alasan “tidak tahu”. Semua mata tertuju ke Unaaha.

Malam ini pelataran MTQ Unaaha tidak sepi. Ada Bupati, ada ibu Ketua TP-PKK, ada IO, ada Forkopimda, ada warga yang penasaran.

Ada juga rombongan pertama kafilah yang baru turun dari mobil, mata mereka melihat-lihat: “Inikah Konawe yang akan jadi tuan rumah kami 7 hari ke depan?”

Bupati Yusran Akbar sudah kasih jawaban lewat kehadirannya: “Ya, inilah Konawe. Kami sambut Anda sebagai saudara.”

Kata “ukhuwah Islam” yang disebut Bupati bukan kata indah di pidato. Kata itu akan diuji besok: saat 17 kafilah makan satu meja, saat qori dari Muna baca di depan juri dari Kendari, saat warga Konawe rela bagi kamar untuk tamu.

DelikAntara.com akan terus di pelataran ini sampai gong pembukaan 23 Juni dipukul. Kami akan hitung: berapa senyum kafilah, berapa air mata haru saat tilawah, berapa warga yang hafal surat baru gara-gara dengar MTQ.

Karena MTQ yang sukses bukan yang pialanya banyak. MTQ yang sukses adalah yang pulang-pulang, 17 kabupaten bawa pulang rasa: “Konawe itu rumah kedua kami”.

Selamat datang para kafilah Sultra di Bumi Anoa Konawe. Mari kita sukseskan bersama.

Catatan Redaksi: Informasi kedatangan kafilah update per jam. Warga yang ingin menyambut bisa datang ke pelataran MTQ Unaaha dengan tertib.

 

Laporan: Aby Razak

banner 1600x458 banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *