1 Tahun 5 Bulan Mengabdi, AKBP Noer Alam Pamitan dari Konawe. “Konawe Aman Karena Dialog, Bukan Konfrontasi

Dari Sahabat Masyarakat Hingga Penyelesai Konflik Tawamelewe, Ini Jejak AKBP Noer Alam di Konawe

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Hal itu kini dirasakan masyarakat Kabupaten Konawe dengan dilepasnya AKBP Noer Alam, S.I.K. dari jabatan Kapolres Konawe.

Selama 1 tahun 5 bulan memimpin, perwira yang kini mendapat amanah baru sebagai Kapolres Baubau itu dikenang karena pendekatan humanis dan keberhasilannya menjaga Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sejak pertama kali bertugas di Konawe April 2025, AKBP Noer Alam hadir bukan hanya sebagai pemimpin institusi Polri.

Ia dikenal sebagai sahabat masyarakat, mitra ormas, rekan diskusi aktivis NGO, hingga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan insan pers.

Dalam menjalankan tugas, ia mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog dibanding konfrontasi. “Merangkul dibanding memisahkan” menjadi ciri khas kepemimpinannya.

Di bawah komandonya, situasi Kamtibmas di Konawe tetap aman. Berbagai potensi konflik mampu diredam melalui komunikasi intensif dan langkah preventif bersama seluruh elemen masyarakat.

Capaian yang paling dikenang adalah keberhasilannya menuntaskan konflik sosial terkait lahan di Tawamelewe. Persoalan yang sempat menjadi perhatian itu diselesaikan lewat musyawarah dan ketenangan, hingga rasa aman kembali pulih di tengah masyarakat.

Bagi warga, itu bukan sekadar penyelesaian konflik. Itu bukti kehadiran negara dengan sentuhan kemanusiaan.

Kesan mendalam juga disampaikan Kadispora Konawe Jahiuddin saat kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe di Desa Tawarotebota, Kecamatan Uepai.

“Syukur Alhamdulillah, sejak bapak Kapolres AKBP Noer Alam menginjakkan kaki di Konawe, daerah ini aman dan kondusif. Kami masih sangat butuh beliau, tapi karena tugas negara beliau harus bertugas ke Bau-Bau. Bapak Kapolres, mewakili masyarakat Konawe saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian. Kami doakan bapak diberikan kesehatan, keberkahan selama bertugas di Bau-Bau dan sukses selalu,” ujar Jahiuddin.

Kegiatan trabas itu menjadi agenda terakhir AKBP Noer Alam sebagai Kapolres Konawe. Di hadapan peserta, ia menyampaikan pesan perpisahan:

“Saya ucapkan terima kasih. Tanggal 31 nanti kami akan mengikuti sertijab di Polda dan akan bertugas di Kota Baubau. Silakan rekan-rekan yang berkunjung ke Bau-Bau bisa kontak kami untuk silaturahmi, kami terima. Melalui kesempatan ini juga kami izin pamit dan undur diri.”

Konawe akan segera menyambut Kapolres baru. Namun jejak AKBP Noer Alam akan tetap menjadi bagian dari cerita daerah ini. Tentang seorang Kapolres yang datang membawa ketenangan, merawat kebersamaan, dan meninggalkan warisan berupa rasa aman.

Di penghujung masa tugasnya, ia tidak hanya berpindah tempat pengabdian. Ia meninggalkan Konawe dengan doa-doa yang mengiringi langkahnya.

Kini Konawe akan menyambut nahkoda baru. Tapi nama AKBP Noer Alam akan tetap hidup di setiap sudut daerah ini.

Bukan karena pangkatnya. Tapi karena caranya memimpin dengan hati.

Ia datang membawa rasa aman, merawat dengan dialog, dan pergi meninggalkan doa.

Selamat jalan Bapak. Konawe akan selalu merindukan pemimpin yang merangkul, bukan memerintah.

Selamat bertugas di Kota Baubau, AKBP Noer Alam, S.I.K.

DelikAntara.com

Mengawal Pengabdian Untuk Konawe yang Lebih Baik

 

Reporter: Aby Razak

banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *