KONAWE SELATAN, DELIK ANTARA.COM – Organisasi Pasukan Adat Tamalaki Pobende Wonua Sulawesi Tenggara menyatakan komitmennya bersama pihak Kepolisian Resor Konawe Selatan dan Pemerintah Kecamatan Konda untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah dalam pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi yang digelar di wilayah hukum Polres Konawe Selatan. Jumat (10/7/2026).
Wakil Ketua Umum Tamalaki Pobende Wonua Sultra, Muhamad Baim, menegaskan ormasnya siap menjadi garda terdepan bersama aparat dalam menjaga ketertiban.
“Kami dari Tamalaki Pobende Wonua Sultra berkomitmen penuh menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Konawe Selatan. Terutama dalam pelaksanaan upacara 17 Agustus dan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Muhamad Baim.

Menurutnya, semangat kebangsaan harus diiringi dengan aksi nyata menjaga persatuan. Dengan demikian, Tamalaki Pobende akan mengerahkan anggotanya untuk bersinergi dengan TNI-Polri dan pemerintah kecamatan dalam pengamanan.
Camat Konda dalam kesempatan yang sama mengapresiasi langkah Tamalaki Pobende. Ia berharap sinergi ini menjadi contoh bagi ormas lain agar peringatan 17 Agustus di Kecamatan Konda berjalan aman, tertib, dan khidmat.
Pihak Kepolisian melalui Polres Konawe Selatan juga menyambut baik komitmen tersebut. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan elemen masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama bulan kemerdekaan.
BERIKUT ANALISIS REDAKSI DELIKANTARA.COM
1. Keamanan Adalah Syarat Kemerdekaan Bermakna
Upacara 17 Agustus bukan sekadar seremonial. Dengan demikian, rasa aman menjadi prasyarat agar masyarakat bisa merayakan kemerdekaan dengan tenang.
2. Peran Ormas Sebagai Mitra Negara
Langkah Tamalaki Pobende menunjukkan ormas bisa menjadi mitra strategis negara, bukan sebaliknya. Ketika ormas hadir menjaga, bukan membuat gaduh, maka fungsi sosialnya terpenuhi.
3. Pentingnya Sinergi Tiga Pilar
Kolaborasi Ormas – Polisi – Pemerintah Kecamatan adalah formula efektif menjaga stabilitas di tingkat akar rumput. Dengan demikian, potensi konflik kecil bisa dicegah sebelum membesar.
Catatan Redaksi: Kami mendorong agar komitmen ini ditindaklanjuti dengan pembagian tugas yang jelas di lapangan dan komunikasi publik yang masif ke warga.
Dengan peringatan HUT RI ke-81 harus menjadi momentum persatuan, bukan perpecahan.
Untuk Tamalaki Pobende: Diharapkan agar menjaga marwah ormas dengan tindakan nyata. Kawal, bukan dikawal.
Untuk Aparat dan Pemerintah: Dengan demikian, rangkul semua elemen masyarakat. Keamanan yang kuat lahir dari kepercayaan rakyat.
Untuk Warga Konda dan Konsel: Dengan demikian, mari sukseskan 17 Agustus dengan damai. Karena kemerdekaan paling indah adalah ketika kita merayakannya bersama dalam aman.
Laporan: Aby Razak















