Bupati Yusran Akbar Buka Porcam Tonggauna, Tegas ke Camat yang Tak Gelar HUT RI

Ketua PKK Hj. Hania: Juri dan Wasit Harus Jujur, Kapolsek IPTU Fajar Pastikan Keamanan Porcam Tongauna Aman Terkendali

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Semangat kebangsaan dan sportivitas membara di Lapangan Kecamatan Tongauna. Rabu 19 Agustus 2026 sore, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. secara resmi membuka Pekan Olahraga Kecamatan Tongauna dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Tongauna tercatat sebagai kecamatan pertama di Kabupaten Konawe yang menggelar rangkaian kegiatan 17 Agustus tahun ini.

Sebelum membuka acara, Bupati mengajak ribuan hadirin yel-yel.

“Saya mau yel-yel dulu sebelum dibuka. Kalau saya bilang Salam olahraga, nanti jawab Jaya, jaya, jaya. Oke setuju? Salam olahraga? Jaya, jaya, jaya,” ucap Bupati disambut sorak meriah.

Dalam sambutannya Bupati menyapa seluruh unsur, mulai Anggota DPRD Konawe Bapak Christian Tandabio dan Bapak Fakhrudin, Camat Tongauna, para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Kepala Kantor Vertikal, hingga Ketua TP PKK Kabupaten Konawe Hj. Hania, S.Pd., M.Pd.Gr.

Bupati mengapresiasi partisipasi seluruh elemen.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini kita bersama-sama melaksanakan pembukaan olahraga Kecamatan Tongauna. Alhamdulillah, sehat-sehat olahraga. Dan ini adalah kecamatan pertama yang saya hadiri. Kecamatan Tongauna,” ujarnya.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan Kepala Desa memimpin pasukannya, Kepala Sekolah, Ibu-Ibu PKK, hingga penampilan Marsing Band dari tingkat TK, SD, dan SMP.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dan tema daerah “Konawe Bersahaja Membangun Desa Menata Kota”, Bupati menyampaikan pesan tegas.

“Tadi juga saya sampaikan Pak Camat, nanti juga Pak Kabak Protokol, sampaikan Pak Sekda, bagi Camat-Camat yang tidak melaksanakan kegiatan, harus ada hukumannya. Betul, kan? Karena ini event tahunan yang dilaksanakan, dan selalu dinanti-nanti. Mungkin nanti Camat yang tidak melaksanakan, kita nanti ada punishment-nya. Bagaimana Pak Camat? Setuju, kan?” tegas Bupati.

“Amman-aman” jawab hadirin.

Bupati menekankan makna olahraga lebih dari sekadar prestasi.

“Olahraga yang kita laksanakan hari ini bukan hanya menjadi ajang mencari kemenangan atau prestasi. Ini adalah ajang ukhuwah Islamiyah. Ajang kita saling bertemu, menjalin silaturahim antara kita semua. Persaudaraan, sportifitas, disiplin, dan kerja sama kita. Dan tentunya semangat nepoko aso atau gotong royong,” jelasnya.

Bupati berpesan kepada atlet: Junjung tinggi sportifitas, hormati lawan, hormati keputusan wasit dan juri.

“Kemenangan yang paling membanggakan bukan hanya ketika membawa pulang piala, tetapi ketika seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan sportif.”

Selain itu, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe Hj. Hania, S.Pd., M.Pd.Gr. hadir memberikan dukungan.

“Kedatangan kami hari ini di Kecamatan Tongauna itu untuk memberikan support terhadap semua kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di berbagai kecamatan. Utamanya ini kecamatan pertama yang membuka untuk 17 Agustus di Kabupaten Konawe yaitu di Kecamatan Tongauna,” ujarnya.

“Harapan saya semua pemain maupun juri ataupun wasit bisa bekerja dengan profesional. Dalam lomba juga tetap mengutamakan kedisiplinan lomba, mengutamakan semua sportifitas. Utamanya lagi juri dan wasit harus bekerja dengan jujur,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tongauna IPTU Fajar Sapan, S.H. memastikan keamanan.

“Mulai dari tahap persiapan sampai pelaksanaan hari ini pembukaan kegiatan olahraga dan seni tingkat kecamatan Tongauna dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 semua berjalan lancar, aman. Dan memang saya pastikan di wilayah Tongauna situasi aman terkendali. Semoga sampai berakhirnya kegiatan situasi masih aman terkendali,” ujarnya.

Bupati pun mengapresiasi: “Terima kasih Pak Kapolsek Tongauna, yang ganteng permanen.”

Bupati berpesan kepada pelajar.

“Melalui olahraga kita dapat membangun tubuh yang sehat, mental yang kuat, karakter yang disiplin, serta menjauhkan generasi muda dari berbagai kegiatan negatif. Saya juga berpesan kepada anak-anak SMA, SMP jauhi narkoba. Jauhi narkoba,” pesannya.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati resmi membuka Porcam.

“Pekan olahraga tingkat Kecamatan Tongauna dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 dengan ini saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Ditutup dengan pantun:

“Merah putih berkibar megah, ditiup angin di pagi hari. Mari bersatu melangkah gagah isi kemerdekaan dengan prestasi. Buah mangga, buah semangka. Itu yang banyak disenang mulia sehari.”

BERIKUT HASIL ANALISIS INTELEKTUAL REDAKSI DELIKANTARA.COM

1. Kepemimpinan Pelayanan: Gaya Bupati yang cair, humoris, namun tegas menunjukkan kedekatan pemimpin dengan rakyat.

2. Akuntabilitas Pemerintahan: Pernyataan “harus ada hukumannya” adalah bentuk komitmen negara hadir memastikan setiap Camat menjalankan amanat konstitusi untuk melayani masyarakat.

3. Olahraga sebagai Diplomasi Sosial: Porcam menjadi ruang mempererat persaudaraan, mencegah konflik, dan membangun karakter generasi.

4. Sinergi Lintas Sektor: Kolaborasi Bupati, DPRD, PKK, dan Polri menunjukkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pemberitaan ini disusun berpedoman pada:

1. UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 3: Pers berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

2. UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional: Pemerintah daerah wajib membina dan mengembangkan olahraga.

3. UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika: Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

4. PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah: Camat sebagai penanggung jawab kegiatan di kecamatan.

5. Kode Etik Jurnalistik Pasal 1, 3, dan 7: Akurat, berimbang, dan asas praduga tak bersalah.

DelikAntara.com berkomitmen menyajikan fakta dengan kedalaman interpretasi untuk mencerdaskan dan memberdayakan publik.

Dari Tongauna kita belajar: kemerdekaan bukan hanya diperingati, tapi diisi dengan kerja, sportivitas, dan persaudaraan.

Ketika seorang Bupati berani berkata “harus ada hukumannya” untuk memastikan pelayanan, dan ketika seorang Kapolsek memastikan “aman terkendali”, maka disitulah negara hadir.

Konawe Bersahaja dimulai dari lapangan, dari desa, dari semangat “Salam Olahraga Jaya”.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Terus melaju untuk Indonesia Emas 2045.

 

 

Penulis: Aby Razak  

banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *