Saksikan! Tari Kalosara Nusantara Ketua PKK Konawe Siap Tampil di HUT RI ke-81
KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Semangat nasionalisme membara di Pelataran Kantor Bupati Konawe. Dalam wawancara eksklusif bersama DelikAntara.com, Minggu 16 Agustus 2026 pukul 19.22 WITA, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. bersama Ketua DPRD Kabupaten Konawe I Made Asmaya, S.Pd., M.M. memastikan seluruh persiapan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 telah rampung dan siap digelar besok pagi.
Geladi bersih yang dilaksanakan sore tadi menjadi bukti kesiapan seluruh elemen di Bumi Anoa.
Di awal wawancara, Bupati Yusran Akbar menyampaikan rasa syukur atas kesiapan panitia.
“Alhamdulillah sampai Minggu H-1, tanggal 16 ini persiapannya kita lihat sudah sangat matang ya. Hari ini, sore ini kita bersama Ketua Panitia dan semua pasukan sudah ada melaksanakan geladi bersih ya untuk persiapan besok pagi menjelang detik-detik proklamasi,” ujar Bupati.
Bupati juga membeberkan rangkaian acara pembuka yang akan memukau masyarakat.
“Kita lihat tadi dari Tari Kolosal Nusantara akan menampilkan tarian yang menampilkan etnis-etnis budaya yang ada di Kabupaten Konawe ini menjadi tarian pembukaan untuk besok sebelum pelaksanaan upacara,” jelasnya.

Selain itu, penampilan anak-anak juga akan menjadi magnet.
“Dan ini di depan mata kita melihat ada penampilan anak-anak polisi cilik binaan Polres Konawe. Ini luar biasa memberi semangat nanti kepada para penonton yang menyaksikan detik-detik proklamasi di mana tujuannya satu kita memperingati hari kemerdekaan ke-81,” tambahnya.
Kebanggaan lain datang dari dunia budaya. Tarian Kalosara Nusantara yang akan ditampilkan merupakan binaan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd.Gr.
Belum lama ini, tepatnya Jumat 12 Juni 2026, Ibu Hj. Hania berhasil meraih penghargaan atas dedikasinya dalam membina dan melestarikan budaya daerah.
Piala tersebut ia dedikasikan untuk seluruh tim penari dan untuk Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T.
“Ini bukti nyata bahwa pemerintah daerah melalui PKK hadir untuk mengembangkan kreativitas anak muda dan melestarikan budaya Konawe,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yusran Akbar menegaskan komitmen Pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional.
“Apalagi kami di Kabupaten Konawe sangat mendukung program pemerintah pusat yang di Presiden Prabowo dengan program ketahanan pangan dan koperasi Merah Putih di sana,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya memberikan apresiasi khusus kepada generasi muda yang terlibat.
“Saya menyambut baik ya, kreasi daripada anak-anak muda kita sekarang yang diberikan kepercayaan untuk memberikan suguhan tarian budaya yang dikemas dengan kalosara atau tari kalosara itu karena ini merupakan kreasi anak-anak muda kita yang bisa kita kembangkan dan lestarikan untuk mengisi hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-81,” kata Ketua DPRD.
Ia menekankan pentingnya peran pemuda.
“Saya prinsipnya sama dengan Pak Bupati bagaimana bisa memberikan kesempatan kepada kawula muda kita karena itu garda terdepan pembangunan kita di Kabupaten Konawe,” ujarnya.
Menutup wawancara, Ketua DPRD menyampaikan harapan di usia kemerdekaan ke-81.
“Harapan saya dengan perayaan Dirgahayu RI yang ke-81 kita jaga persatuan dan persatuan, jaga kondusivitas di Kabupaten Konawe. Mari kita berkolaborasi baik itu dari pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat. Ya mari kita berkolaborasi untuk mengisi pembangunan di daerah kita terutama di Kabupaten Konawe menuju Konawe Bersahaja. Indonesia Maju, Indonesia Emas, Adil dan Makmur,” pungkasnya.

Peringatan HUT RI bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah cermin kolaborasi eksekutif, legislatif, dan organisasi perempuan.
1. Sinergi Pemerintah: Kompaknya Bupati dan Ketua DPRD menunjukkan stabilitas politik daerah yang kondusif untuk pembangunan.
2. Pemberdayaan Budaya Lokal: Tari Kolosal Nusantara dan Tari Kalosara binaan PKK adalah bentuk nyata pelestarian budaya sebagai modal sosial pembangunan.
3. Peran Perempuan: Penghargaan yang diraih Ketua PKK Hj. Hania menunjukkan peran strategis perempuan dalam memajukan budaya dan kesejahteraan.
4. Dukungan Program Nasional: Komitmen mendukung ketahanan pangan dan koperasi Merah Putih menunjukkan Konawe selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo.
Pemberitaan ini disusun dengan berpedoman pada:
1. UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 3: Pers nasional berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial.
2. UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan: Pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban melestarikan budaya.
3. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik: Hak masyarakat memperoleh informasi kegiatan pemerintahan.
4. Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dan 3: Memberitakan secara akurat, berimbang, dan tidak mencampurkan fakta dengan opini menghakimi.
DelikAntara.com berkomitmen menyajikan fakta dengan kedalaman interpretasi untuk mencerdaskan publik.
Dari pelataran Kantor Bupati malam ini, terlihat satu pesan: Konawe siap.
Siap secara fisik, siap secara mental, dan siap secara semangat kebangsaan.
Dengan kolaborasi Bupati, DPRD, PKK, dan anak muda, “Konawe Bersahaja” bukan lagi sekadar slogan. Ia adalah arah.
Selamat kepada Ibu Hj. Hania atas penghargaan yang diraih. Dedikasi untuk budaya adalah dedikasi untuk bangsa.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Terus melaju untuk Indonesia Emas 2045.
Penulis: Aby Razak















