Bangga Tolaki! Bendera Kerajaan Konawe “Tombi Tombi” Kembali Berkibar di Istana Negara HUT RI ke-81

Koptu Jepri dan Sertu Kelvin Djupiter Koramil wawotobi Kibarkan Bendera Kerajaan Konawe di Upacara Istana 17 Agustus

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Sebuah kebanggaan besar bagi masyarakat Suku Tolaki dan Bumi Anoa. Bendera Kerajaan Konawe “Tombi Tombi” kembali mendapat kehormatan diundang Istana Negara untuk mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin 17 Agustus 2026.

Dari 100 lebih kerajaan se-Indonesia yang diseleksi, hanya 42 kerajaan yang tampil. Dan dari wilayah Kodam XIV Hasanuddin, hanya 3 yang dipercaya: Kerajaan Konawe, Kerajaan Gowa, dan Kerajaan Bone.

Hal ini disampaikan langsung oleh Koptu Jepri dari Koramil Unaaha, Kodim 1417 Kendari dalam wawancara eksklusif bersama DelikAntara.com. Kamis (20/8/2026).

“Jadi seprin dari Mabes TNI melalui Mabesad itu turun bulan Juli. Seprin kami turun itu, mungkin tanggal 1 ada tembusan dari Kodim untuk perwakilan pembawa bendera kerajaan untuk melaksanakan kirab mengawal pengambilan dan pengembalian duplikat bendera Merah Putih dan proklamasi,” jelas Koptu Jepri.

Proses administrasi dimulai:

Tanggal 7 Agustus surat jalan dari Kodim 1417 Kendari ke Koramil turun.

Tanggal 8 Agustus koordinasi ke Pemda Konawe melalui Bapak Ginal selaku Ketua LAT Keraton Konawe, kemudian diarahkan ke Dispora.

Tanggal 9 Agustus pengambilan bendera kerajaan Tombi Tombi dan pakaian adat di rumah Bapak Ginal.

Tanggal 10 Agustus berangkat ke Jakarta dan disambut Mabes TNI.

Tanggal 11-14 Agustus geladi kotor di Monas.

Tanggal 15 Agustus geladi bersih dengan pakaian adat lengkap.

Tanggal 16 Agustus standby dan pengecekan akhir.

Tanggal 17 Agustus pelaksanaan upacara di Istana Negara.

Koptu Jepri menjelaskan, penunjukan sangat selektif.

“Dan memang yang diarahkan ke sana itu harus asli Putra Daerah. Saya dari Koramil Unaaha, Koptu Jepri. Dan perwakilan dari Koramil Unaaha, kebetulan dari Pala Rahi. Sertu Kelvin Djupiter Koramil wawotobi,” katanya.

Dua prajurit ini mewakili Koramil Unaaha dan Koramil Wawotobi. Pakaian adat dan bendera dibantu difasilitasi oleh Bapak Ginal selaku Ketua LAT Keraton Konawe.

Bagi Koptu Jepri, ini adalah kehormatan luar biasa.

“Menjadi keterwakilan yang mengibarkan bendera, salah satu bendera, suku Tolaki. Artinya ini kan… Itu satu kebanggaan. Khususnya yang berada di bumi Sulawesi Tenggara. 100 lebih kerajaan kemarin yang tampil itu, cuma 42. Boleh dibilang kita ini, Konawe ini bukan kerajaan besar. Mungkin lebih besar ke Kesultanan Buton dan kerajaan yang ada di Toraja. Tapi alhamdulillah sudah berapa tahun kita masih dipercaya,” ungkapnya haru.

Meski bangga, Koptu Jepri menitipkan harapan agar Pemda Konawe lebih memperhatikan persiapan tahun depan.

“Kalau harapan saya itu cuma satu. Mungkin tahun depan yang jelas akan ada perwakilan. Kalau bisa saya mohon dari pemerintah daerah agar dibantu. Biar karena kita akan membawa bendera ini perwakilan. Biar tidak malu-maluin di sana. Kalau perlu kita kasih pakaian adat yang terbaik. Karena ini kan kita tampil di istana ini. Dan ini salah satu kebanggaan. Kegiatannya kan cuma setahun sekali. Tidak setiap bulan,” pintanya.

Ia menegaskan, dukungan tidak harus besar, tetapi kepedulian dan persiapan yang matang sangat dibutuhkan agar nama Konawe dan Suku Tolaki semakin harum di tingkat nasional.

Selama latihan di Jakarta, kendala utama adalah adaptasi cuaca.

“Adapun kendala selama latihan, ya mungkin karena cuaca di sana beda dengan cuaca di sini. Ya kendalanya sih, ya namanya prajurit. Tidak ada bilang capek. Karena ini semua prajurit, perwakilan dari tiap daerah,” tuturnya.

Dengan demikian, DelikAntara.com berkomitmen mengangkat cerita inspiratif daerah agar menjadi sorotan nasional.

Dari Istana Negara, bendera Tombi Tombi berkibar.

Di baliknya ada keringat Koptu Jepri, Kelpin Jupiter, dan doa seluruh masyarakat Konawe.

Ini bukan sekadar kirab. Ini adalah bukti bahwa Suku Tolaki, Kerajaan Konawe, dan Sulawesi Tenggara punya tempat terhormat dalam sejarah Republik.

Semoga tahun depan, dukungan Pemda lebih besar. Agar kita tidak hanya hadir, tetapi tampil paling megah.

Bangga jadi orang Tolaki.

Dirgahayu RI ke-81.

 

 

Penulis: Aby Razak

banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *