KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Suasana keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai pertemuan antara jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Konawe dengan PJU Kejaksaan Negeri Konawe, (10/7/2026).
Kegiatan silaturahmi dipimpin langsung oleh Kapolres Konawe bersama jajaran PJU Polres Konawe. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Konawe beserta para pejabat utama Kejari Konawe di ruang kerja Kajari.
Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis, mulai dari penanganan perkara, mekanisme pertukaran informasi, hingga langkah-langkah sinergis dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat Kabupaten Konawe.
Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.I.K., menegaskan bahwa sinergitas yang solid antara Polri dan Kejaksaan adalah fondasi penting dalam sistem penegakan hukum.
“Sinergitas yang solid antara Polri dan Kejaksaan merupakan fondasi penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Melalui komunikasi yang intensif dan koordinasi yang berkesinambungan, setiap proses penegakan hukum diharapkan dapat berjalan secara efektif serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Fahrizal S.H, mengapresiasi terjalinnya komunikasi yang harmonis antara kedua institusi.
“Hubungan kerja sama yang baik merupakan modal utama dalam mendukung kelancaran proses penegakan hukum sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Konawe,” katanya.
Usai kegiatan silaturahmi, seluruh peserta melanjutkan agenda dengan ramah tamah dan makan siang bersama di Rumah Makan Dioni, Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha.
Kebersamaan tersebut semakin mempererat hubungan kekeluargaan serta komitmen untuk terus membangun koordinasi yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas.
ANALISIS REDAKSI DELIKANTARA.COM
1. Sinergitas APH = Kepastian Hukum Bagi Warga
Ketika Polri dan Kejaksaan satu visi, proses hukum dari penyelidikan hingga penuntutan bisa berjalan lebih cepat dan tidak tumpang tindih. Dengan demikian, masyarakat mendapat kepastian hukum yang lebih baik.
2. Pentingnya Komunikasi Non-Formal
Ramah tamah di luar ruang kerja seperti di RM Dioni terbukti efektif. Dengan demikian, komunikasi antar pimpinan jadi lebih cair dan masalah teknis lebih mudah diselesaikan.
3. Menjaga Kamtibmas Konawe
Stabilitas hukum adalah syarat utama investasi dan pembangunan. Sinergitas APH ini menjadi sinyal positif bahwa Konawe aman dan kondusif untuk masyarakat.
Catatan Redaksi: Kami berharap koordinasi ini tidak berhenti di seremoni. Publik menunggu bukti nyata: penanganan perkara yang cepat, transparan, dan berorientasi pada keadilan restoratif.
Dengan demikian, melalui kegiatan ini Polres Konawe dan Kejaksaan Negeri Konawe menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas, menjaga soliditas antar Aparat Penegak Hukum, serta menghadirkan pelayanan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Untuk APH: Dengan demikian, pertahankan komunikasi intensif. Hukum yang kuat lahir dari institusi yang kompak.
Untuk Masyarakat Konawe: Dengan demikian, percayakan proses hukum kepada institusi yang terus berbenah demi rasa aman dan keadilan.
Redaksi DelikAntara.com
Fakta di Balik Intelektual.
Kami kawal sinergitas, kami jaga kepastian hukum.
Laporan: Aby Razak















