KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki fase krusial jelang pelaksanaan Temu Karya Nasional Penyelenggaraan Pembinaan Pemerintahan Desa Pusat dan Daerah se-Indonesia Tahun 2026.
Agenda nasional ini akan dipusatkan di Inolobunggadue Central Park (ICP), halaman Kantor Bupati Konawe, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan pantauan tim jurnalis DelikAntara.com, Senin (8/6/2026), sejumlah stan kecamatan dan UMKM mulai dirampungkan. Aktivitas penataan area, pengecekan infrastruktur pendukung, hingga loading produk unggulan daerah terpantau masif dilakukan.

Peninjauan lokasi kegiatan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan stan, penataan area kegiatan, serta kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.
Fokus peninjauan meliputi kesiapan stan dari masing-masing kecamatan yang akan menampilkan berbagai potensi unggulan daerah di sektor UMKM, pertanian, kerajinan, maupun inovasi pelayanan publik.
Stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe juga menjadi salah satu titik yang disiapkan.
Berbagai produk kerajinan lokal ditampilkan dan dinilai memiliki nilai jual serta potensi pasar yang besar.
Keberadaan Dekranasda menjadi salah satu ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Temu Karya Nasional 2026 bukan sekadar seremoni. Bagi Konawe, ini adalah panggung pembuktian kapasitas daerah sebagai simpul pembangunan desa Indonesia Timur.

Keberhasilan event ini akan diukur dari 3 hal: 1) Kualitas substansi forum tata kelola desa, 2) Dampak ekonomi langsung bagi UMKM lokal, 3) Citra Konawe di mata ribuan delegasi se-Indonesia.
Peninjauan langsung yang dilakukan menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menyukseskan Temu Karya Nasional, sekaligus memastikan bahwa seluruh aspek teknis dan substansi kegiatan telah dipersiapkan secara matang menjelang hari pelaksanaan.
Laporan: Aby Razak















