KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Seorang ibu bernama Ratna Sari Safitri, warga Desa Puundoho, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, mencari anak perempuannya Qanaya Naura Saputri yang hilang sejak Senin pekan lalu.
Ratna yang akrab disapa Novi menceritakan kronologi hilangnya Qanaya kepada tim DelikAntara.com, Kamis 25/6/2026.
“Pernah waktunya hari Senin itu, Senin lalu, dia kan sudah selesai ulangan. Lagi bersami. Itu hari Senin dia pergi, dia enggak pulang. Terus saya cari, malam Rabu saya dapat. Malam Rabu saya dapat, terus hari Rabunya itu dia pergi sekolah lagi. Dia pulang, pergi sekolah itu dia pulang,” ujar Ratna.
Ratna melanjutkan, Qanaya pulang dari sekolah sekitar siang, lalu minta izin. “Dia minta izin, mau pergi merujak sama temannya di bagian Tirawuta. Semenjak dari situ dia enggak pulang-pulang,” katanya.
Sejak itu Ratna mencari setiap malam. “Saya cari malam hari Kamisnya itu, saya cari yang malam Jumatnya, saya cari enggak ketemu. Setiap malam kita pergi cari, sore itu enggak ketemu. Selalu bertanya sama orang, ciri-cirinya ini, terus saya kasih lihat fotonya, mereka bilang di daerah situ saja adanya,” ungkapnya.
Namun saat didatangi ke rumah yang dituju di Tirawuta, warga di sana membantah. “Tapi sampai lagi bertanya di rumah yang dituju, mereka bilang tidak ada. Enggak pernah katanya datang,” ucap Ratna.
Ratna menduga anaknya sengaja disembunyikan. “Siapapun yang lihat itu anak atau dimanapun itu tempatnya tinggalkan, saya kucurigaan itu dia masih di daerah situ. Kucurigaan, tetapi mereka ikut sembunyikan. Kalau bisa dong kasih keluar, jangan sembunyikan. Atau kode saya lah, kasih tahu, bilang di sini adanya,” ujarnya.
“Terus maksudnya apa, kenapa kita ikut sembunyikan anakku, sudah berapa puluh kali saya datang. Kenapa kita selalu bilang, enggak ada, enggak ada, enggak ada. Sementara kan orang yang saya tanya-tanya, orang bilang di situ mereka sering lihat dia ada, di situ adanya berdiri. Kadang di situ dia datang. Jadi maksudnya apa, kenapa kasian kita enggak mau kasih tahukan saya, Toh? Kenapa kita sembunyikan itu satu-satunya anak. Bukan juga kita punya keluarga, bukan juga kita punya kemenakan,” kata Ratna dengan suara bergetar.
Ratna mengaku sudah melapor ke Polsek Sampara. “Ya, di Polsek Sampara saya pergi waktu hari Selasa, kalau enggak salah,” katanya.
Ditanya tanggapan Polsek, Ratna menjawab: “Katanya pulang dulu, 2-3 hari enggak didapat infonya, turun kembali.”
Laporan itu dibuat Rabu minggu lalu. “Sudah 8 hari dengan ini hari,” ujar Ratna.
Ratna menyebut pemerintah desa sudah tahu. “Karena kan waktu kemarin foto-foto kartu keluarga kebetulan di rumahnya Pak Desa, anaknya dia tanya, bagaimana anakmu, sudah ketemu, saya bilang belum. Otomatis pasti beliau sudah tahu. Kan orang-orang semuanya di sini sudah ikut bagikan postingan lewat Facebook. Tapi enggak ada satupun komen yang menunjukkan, bilang ini, anak ada di mana,” jelasnya.
Identitas anak yang diduga hilang:
Nama lengkap: Qanaya Naura Saputri
Nama panggilan: Qanaya, Naya
Usia: Sekitar 12 tahun, selesai ulangan sekolah Alamat: Desa Puundoho, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe
Ciri-ciri: Tinggi badan sekitar 140-145 cm, kulit sawo matang, ada tahi lalat hitam di bagian dada kiri
Nama ibu: Ratna Sari Safitri, bisa dipanggil Novi
Alamat ibu: Desa Puundoho, Kecamatan Besulutu
Terakhir terlihat: Izin merujak ke wilayah Tirawuta
Dengan demikian diharapkan masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Qanaya segera menghubungi ibu korban di nomor. Tlpon /wa
0812 3071 3464
0852 9046 3030
0856 5659 1986
Melapor ke Polsek Sampara dan Polres Konawe.
Laporan: Aby Razak















