KENDARI, DELIK ANTARA.COM – Momentum Idul Adha 1447 Hijriah menjadi ajang berbagi bagi Influencer Jodha lasiawa. Dalam wawancara eksklusif dengan tim Jurnalis DelikAntara.com, ia menyampaikan komitmennya untuk berkurban dua ekor sapi Swiss berbobot lebih dari satu ton, sekaligus membagikan 1000 kupon daging kepada masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya.
“Alhamdulillah, tahun ini karena Tante Jodha dikasih rezeki tidak henti-hentinya. Memang setiap tahun itu saya itu memang selalu berniat kurban,” ujar Jodha lasiawa saat diwawancarai via telepon, Sabtu (23/5/2026).
Jodha lasiawa menjelaskan, tujuan utama kurban tahun ini adalah untuk keluarga, orang tua, dan masyarakat luas.
“Jadi tahun ini ada lagi sedikit rezeki jadi memang tujuannya untuk kurban sama pertama untuk keluarga, orang tua, pada umumnya untuk masyarakat,” katanya.
Untuk jenis hewan kurban, ia memilih dua ekor sapi Swiss dengan bobot masing-masing lebih dari satu ton.
“Sapi, jadi sapi dua ekor dengan jenis sapinya itu sapi swiss yang sama sapinya Pak Presiden Prabowo. Jadi dua ekor, alhamdulillah. Beratnya itu satu ton lebih,” ujarnya.
Pemilihan sapi Swiss dengan bobot besar ini disebutnya sebagai bentuk ikhtiar agar daging kurban yang dibagikan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Tidak hanya berkurban, Tante Jodha juga menyiapkan 1000 kupon daging untuk dibagikan kepada masyarakat yang selama ini jarang mendapatkan jatah daging kurban.
“Harapannya Jodha lasiawa semoga kurbannya Tante Jodha itu berkah dunia akhirat, bisa memang bisa membantu untuk mereka yang ingin sekali makan daging. Terutama kan di luar sana pasti banyak yang ingin makan daging. Kadang kan kita tidak dapat kupon dikasih sama orang. Jadi memang Tante Jodha menyediakan kupon itu kurang lebih seribu kupon,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Influencer Jodha lasiawa menitipkan pesan moral kepada masyarakat yang memiliki rezeki lebih.
“Harapannya Jodha lasiawa yang punya banyak rejeki jangan lupa bersedekah karena bersedekah itu tidak akan dikasih miskin kita,” pesannya.
Ia berharap kurban yang dilakukan tahun ini membawa berkah dunia akhirat dan benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kurban bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen distribusi kekayaan dan penguatan solidaritas sosial. Dengan menyiapkan 1000 kupon daging, Jodha lasiawa menyasar kelompok masyarakat yang kerap terlewat dalam distribusi daging kurban konvensional.
Langkah ini sejalan dengan semangat Pasal 29 UUD 1945 tentang kebebasan beragama dan UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang mendorong optimalisasi filantropi Islam untuk kesejahteraan sosial.
Aksi filantropi individu seperti ini membantu menutup gap distribusi bantuan di tingkat akar rumput.
Wawancara ini dilakukan secara eksklusif dengan persetujuan narasumber. DelikAntara.com menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dan Pasal 3 tentang akurasi, keberimbangan, dan penghormatan terhadap privasi narasumber.
Informasi berat sapi, jumlah kupon, dan tujuan kurban disampaikan langsung oleh narasumber dan dapat diverifikasi saat distribusi daging berlangsung.
DelikAntara.com akan terus mengawal aksi sosial dan filantropi tokoh publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kirim informasi kegiatan sosial di daerah Anda ke redaksi@delikantara.com dengan subjek #BerbagiIdulAdha.
Laporan: Aby Razak
















