Pecah Rekor! Tujuh Belas Kepala Daerah Se- Sultra Turun Jalan, Ribuan Kafilah Banjiri Kota Unaaha di Pawai MTQ Sultra

banner 120x600

KONAWE, DELIK ANTARA.COM – Rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe berjalan bertahap sesuai rencana. Pawai Ta’aruf yang digelar di Inolobunggadue Central Park (ICP) Kota Unaaha, Selasa 23/6/2026, berlangsung meriah dan spektakuler, menandai pembuka rangkaian MTQ XXXI Sultra.

Pemerintah Kabupaten Konawe, Melalui Wakil Bupati Konawe, H. Samsul Ibrahim, S.E., M.Si., yang juga Ketua Panitia MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sultra, menegaskan hal itu saat ditemui di sela Pawai Ta’aruf.

“Ya, alhamdulillah pelaksanaan MTQ ke-31 tingkat Provinsi Sultra tahun 2026 secara bertahap semua sesungguhnya acara sudah mulai berjalan mulai dari penyambutan para kafilah, kemudian gala dinner,” ujarnya kepada DelikAntara.com.

Wabup selaku Ketua Panitia menambahkan, pagi hari seluruh kafilah turut memeriahkan Pawai Ta’aruf di Unaaha. Agenda berikutnya adalah pembukaan resmi MTQ pada malam harinya.

“Pagi hari ini kita saksikan bersama kejadian Pawai Ta’aruf yang dimeriahkan oleh seluruh peserta kafilah dan sebentar malam kita akan laksanakan pembukaan MTQ dan alhamdulillah kita berdoa dan semua ini berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Samsul Ibrahim menekankan, Pawai Ta’aruf melibatkan seluruh elemen masyarakat. “Pawai Ta’aruf ini melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk para majelis taklim kita. Semua berinisiasi untuk ikut memeriahkan Pawai Ta’aruf ini,” katanya.

Berdasarkan pantauan tim jurnalis DelikAntara.com, Ribuan peserta dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara memadati ruas-ruas jalan utama kota dengan menampilkan beragam ikon budaya serta potensi unggulan daerah masing-masing. Kegiatan pembuka rangkaian MTQ XXXI Sultra tersebut turut dihadiri para kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan itu terpantau para bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, Ketua DPRD Kabupaten Konawe, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Konawe, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, serta para pejabat Organisasi Perangkat Daerah yang ikut memeriahkan perhelatan akbar bernuansa religius tersebut.

Kehadiran para kepala daerah bersama jajaran OPD menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan MTQ XXXI Sultra sekaligus mempererat silaturahmi antar pemerintah daerah.

Mereka tampak berbaur dengan para kafilah dan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai di Kota Unaaha.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pawai Ta’aruf. Ia menyebut kegiatan berjalan baik dan menjadi simbol kebersamaan.

“Konawe membuat baik terkait dengan pawai hari ini yang dilaksanakan dalam rangka MTQ tingkat provinsi yang ke-31. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kafilah dan seluruh kepala daerah yang sudah datang membersamai untuk memeriahkan MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Konawe,” ucap I Made Asmaya.

Ketua DPRD berharap, perhelatan MTQ memberi dampak ganda. “Insya Allah dengan perayaan ini di samping kita meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan insya Allah masyarakat juga Kabupaten Konawe bisa terus serta meningkatkan usaha dan ekonomi keluargaan mereka,” tutupnya.

Selain sebagai media syiar Islam, Pawai Ta’aruf juga menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, serta produk unggulan dari masing-masing daerah.

Setiap kontingen tampil dengan ciri khas dan ikon daerahnya masing-masing, sehingga menciptakan suasana semarak yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Sejak pagi hari, warga telah berjejer di sepanjang rute pawai untuk menyaksikan penampilan para kafilah yang tampil penuh kreativitas melalui busana adat, kendaraan hias, pertunjukan kesenian tradisional, hingga miniatur ikon daerah yang menjadi kebanggaan masing-masing wilayah. Setiap kontingen menampilkan keunikan tersendiri.

Ragam budaya lokal yang diperagakan menjadi daya tarik utama yang memperlihatkan kekayaan tradisi dan identitas masyarakat Sulawesi Tenggara yang beragam, namun tetap bersatu dalam semangat kebersamaan dan syiar Islam.

Suasana semakin semarak ketika kendaraan hias bernuansa Islami berpadu dengan ornamen budaya daerah melintas di hadapan para tamu undangan dan masyarakat.

Tepuk tangan serta sorak sorai warga mengiringi setiap rombongan yang melintas, menciptakan atmosfer penuh kegembiraan dan kebanggaan.

Pawai Ta’aruf tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarkafilah, tetapi juga sarana promosi budaya dan potensi daerah. Melalui kegiatan ini, setiap kabupaten/kota berkesempatan memperkenalkan kekayaan wisata, seni budaya, hingga produk unggulan yang dimiliki kepada masyarakat luas.

Pawai Ta’aruf MTQ XXXI Sultra menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat karena menghadirkan perpaduan nilai religius dan budaya dalam satu kemasan yang menarik.

Kemeriahan acara tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Konawe.

Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, pelaksanaan MTQ XXXI Sultra diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta mempromosikan kekayaan budaya daerah yang dimiliki Sulawesi Tenggara.

Pawai Ta’aruf selesai. Gala dinner usai. Pembukaan menunggu. Wakil Bupati sekaligus Ketua Panitia Samsul Ibrahim bilang “sesuai rencana”. Ketua DPRD I Made Asmaya bilang “tingkatkan takwa dan ekonomi”.

Dengan demikian, rencana itu baru setengah jalan. Takwa itu baru diucap. Ekonomi itu baru diharap.

Untuk Wabup H. Samsul Ibrahim selaku Ketua Panitia: Terima kasih memastikan tahapan. Selanjutnya pastikan substansi. Gala dinner jangan hanya kenyang perut, tapi kenyang gagasan antar kepala daerah. Hasilkan MoU konkret untuk Konawe.

Untuk Ketua DPRD I Made Asmaya: Apresiasi Anda simbol toleransi. Selanjutnya gunakan hak budgeting dan pengawasan. Pastikan APBD MTQ tepat sasaran. Ekonomi keluarga naik jika lapak UMKM gratis, bukan jika sewa lapak mencekik.

Untuk Kafilah dan Majelis Taklim: Kalian sudah meriahkan pawai. Jaga ketertiban hingga pulang. Jadilah duta yang membawa nama baik daerah, bukan keluhan.

Untuk Warga Konawe: Pawai Ta’aruf adalah wajah Anda. Ramah ke tamu adalah ibadah. Beli dagangan UMKM adalah sedekah. Buang sampah pada tempatnya adalah iman.

MTQ adalah syiar. Syiar tanpa sistem akan bubar. Syiar dengan integritas akan beradab.

Kami kawal dari pawai ke pembukaan, dari gala dinner ke kebijakan. Karena Qur’an turun bukan untuk dilombakan, tapi untuk dijalankan.

 

Penulis: Aby Razak

banner 1600x458 banner 325x300 banner 1600x450

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *